Embun biasanya muncul di pagi hari, di sela-sela kaca jendela atau di balik daun. Embun yang menyejukkan, embun yang bisa menyembuhkan, sama seperti embun yang aku punya. Aku mempunyai embun yang bukan hanya muncul dipagi hari saja, tetapi dalam setiap jam,menit dan detik selalu bisa aku pandangi. Embun yang memancarkan cahaya cinta, memberika kehangatan kasih, serta menjelma sebagai penyejuk jiwa.
Embunku, taukah kau betapa beruntungnya aku memiliki kalian? Taukah engkau betapa besar diriku ingin mengimitasikan kalian? Ya, sangat beruntung dan sangat besar rasa itu. Ingin rasanya hatiku dikuras seperti telaga sufi, amat bening seperti embun. Banyak hal yang aku harapkan dari diriku sendiri untuk kedua embunku itu. Aku berharap walaupun aku bukan yang terbaik, tapi izinkanlah aku menjadi yang terbaik untuk kalian, aku berharap walaupun aku bukan air,tapi izinkanlah aku menjadi pelepas dahaga kalian, aku berharap walau aku bukan pelangi, tapi izinkanlah aku menjadi cahaya cantik dihati kalian, dan aku berharap walau aku bukan sebuah api tapi izinkanlah aku menjadi penghangat kalian. Embun jika aku diberikan satu permintaan dari Tuhan, maka aku ingin memilih supaya kalian selalu bahagia didunia dan diakhirat kelak. Sulaman cinta kalian tidak akan pernah ada yang menggantikannya.
Janji sehidup semati kalian akan selalu terikat kuat. Sempat aku berjanji dalam hatiku,” aku tak akan pernah mengecewakan kalian “, ya aku berusaha menjadi seorang embun yang baru untuk dapat seperti kalian. Terpercaya, ikhlas, dan selau mengantongi ridhoMU.
Semula hanya sebuah keinginan semu untuk bisa menjadi bintang. Tapi saya rasa tidak, karena dari embunkulah semua keinginan itu rasanya nyata :D

keren banget
BalasHapus