Teruntuk mama tercinta.....
Selamat hari ibu, aku gak bisa ngasih apa-apa untuk mama, hanya sebuah nyanyian hati yang bisa kupersembahkan untuk mama.
Sebatang lilin berdiri kokoh ditengah senja negeri, sayup- sayup terdengarlangkah kaki dan suara gadis memecah keheningan itu. Menyalakan api dipuncak lilin cantik, dia bercerita,"Lilin ibuku seperti dirimu, dia berdiri kokoh didalam harinya. Pondasinya padat karena tertanam sejuta kasih sayang yang siap dilelehkannya, dia tetap mempertahaankan api dipucuknya, walau angin selalu saja mengganggunya.
Lelehanmu membentuk benteng lindungi cinta, lilin itu tak mau putus asa dia harus tetap hidup meski tubuh tegaknya harus menjadi lelehan yang dia pun tak tahu akan seperti apa. Dilupakan dan dibuang, tapi lilin itu tak peduli yang dia tahu, dia menolong kita mengindahi malam gelap dengan pancaran cahaya yang tidak mempunyai besaran watt. Tapi hidup memang seperti itu, tidak ada tertinggi, dan tidak ada yang terendah, karena yang dia tahu hanyalah sebuah cinta. Cinta pada hidup, kehidupan, cinta Tuhan, dan cinta yang besemi diantara dirinya masng- masing. ikhlaskanlah kehidupan entah esok atau lusa akan seperti apa!? Terhadap hidup, lilin persembahkan kepada keagunganMu untuk hidup yang penuh cinta. <3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar