Rabu, 18 April 2012

mengarang pidato

Minggu lalu tepatnya tgl 11 April, saya di pusingkan oleh yang namanya PIDATO. Sebenernya asik asik aja kaya ngarang cerita gitu, tapi ini beda soalnya temanya ditentuin oleh gurunya, yaudah deh pidatonya bertema "Pedoman Al- Qur'an terhadap kehidupan remaja saat ini", nah ini judul yg bikin ribet kawan. Sepulang sekolah setelah mendapatkan tugas ini, aku diem sebentar berharap inspirasi itu mengunjungi pikiran saya, tetapi tidak. Alhasil saya memutuskan untuk tidur, berharap sewaktu tidur saya memimpikan orang yang lagi pidato yang temanya sama, boro boro mimpi tidur aja gak bisa. beberapa menit sesusah tidur- tiduran itu saya langsung dapet inspirasi, entah inspirasi itu datangnya dari mana kawan.
dan inilah hasil pidatonya
jenjeeeeeeeeng ......

Yang terhormat ibu guru bahasa Indonesia
serta teman- teman yang saya sayangi dan saya banggakan

Assalamu'alaikum wr,wb

Marilah kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Allah Swt, yang telah memberikan kita nikmat sehat walafi'at, nikman iman, dan nikmat islam. selawat serta salampun tak luput kita harurkan kepada junjungan besar kita Nabi Muhammad Saw, karenya kita bisa berada di zaman yang indah seperti sekarang ini.

Teman- teman yang berbahagia.
Masa remaja memanglah masa dimana ego kita kian berkecamuk melebihi logika yang kita punya. Masa dimana ada pemberontakan diri namun tak sanggup untuk melawan. Terguncang dengan berbagai tekanan, meronta masuk kedalam jurang yang gelap, tapi tak daya untuk menahan. Waktu memanglah bermain disini, lingkungan, dan teman ialah singa besar yang melihat kita sebagai kudapan lezat, jikalau kita tidak pandai untuk memilihya. Kita bisa saja untuk menjadi tng sampah yang tidak berdasar, menerima pergaulan dari luar, tetapi tidak menyimpanya.

Nah, teman- teman  disinilh Al-Qur'an berperan serta terhadap pergaulan remaja saat ini. Memberikan petunjuk bagi para remaja dalam melangkah didalam kehidupan sehari- hari, agar tidak terjerumus dalam kelabu yang kelam. Terhindar dari bisikan para penghuni neraka, dan dari kenistaan.

Dengan Al-Qur'an pula kita bisa menjadikannya tameng para remaja dalam melawan arus negatif. Merupakan pedoman untuk umat islam pada umumnya, dan para remaja khususnya. Didalam Al-Qur'an diatur hal- hal yang universal tetapi juga lengkap. Oleh karena itu kita para remaja hendaknya tidak saja hanya membaca Al-Qur'an, tetapi juga menghayati, memahami, dan mengaplikasikannya kedalam hidup kita. oke teman- teman jadikanlah Al-Qur'an sebagai cahaya hati, tindakan, serta perilaku kita.

Cukup sekian pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.

wassalamu'alaikum wr,wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar