Ya memang aku adalah anak perempuan semata wayang kalian. Terimakasih telah memberikanku air ketika aku haus akan kasih sayang kalian, terimakasih karena kalian memberikanku tempat bernaung ketika aku lapar akan semua yang ada didalam diri kalian.Tapi biarlah aku berjalan mengarungi derasnya sungai dan tajamnya batu kerikil, supaya aku tahu apa artinya kerja keras dan konsekuensi. Biarlah aku berlari menerjang angin dan hujan, supaya aku tahu susahnya bersyukur akan keberhasilan tanpa melewati berbagai macam kegagalan.Biarlah aku terbang bebas diangkasa ditemani rentetan awan yang inda, supaya aku tahu apa rasanya sebuah persahabatan.
Biarlah.........................
Biarlah aku yang menentukan, aku memilih, dan aku pula yang menanggung.
Aku memang bukan apa- apa, bukan seperti ketiga orang kaka lelaki aku. Tapi hargailah aku sebagai seorang yang berjuang untuk engkau dan diriku.
Biarkan aku berkarya diduniaku, aku minta maaf karena sudah menghancurkan impian ayah yang terlalu besar untuk aku kabulkan. Tapi ayah harus mengerti, inilah aku ayah, yang mempunyai cinta tak bersyarat untuk dirimu :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar